Skip to main content

Sajak Kakus

(sebuah sajak pesanan tengah malam)
: Muhadzdzier M. Salda

tentang kakus
tentang buang hajat dalam keramaian
kau yang meraup untung dari pesing bau kencing

tentang kakus
tentang bagaimana bersikap wajar atas rendah orang pandang
kau yang tersenyum saat bau kentut menyeruak bersama angin buruk

tentang kakus
tentang euforia buang hajat bersama
sambil antri sambil memandang tarif harga-harga

1000 untuk kencing biasa
1500 untuk kencing sedikit lama
2000 untuk buang hajat belaka
2500 untuk buang hajat sambil melakukan hajatan lainnya

nah, tarif telah terbagi dan tertera
kau tinggal duduk menunggu di depan pintu

masih tentang kakus
tentang satu-satunya bilik tinja di acara budaya
kau tak bergeming walau kentut telah berubah jadi kabut

masih tentang kakus
tentang bagaimana bersikap ramah ke sesama
kau yang banyak diam sambil sesekali menyiram kloset berwarna

melulu tentang kakus sampai sepuluh hari sepuluh malam lamanya

maka hari kesebelas atau malam keduabelas
ajaklah aku minum kopi bersama
bercengkerama sambil bercerita tentang
pesingnya pekan budaya kita

sungguh kau kuharap selamat dari
azab orang-orang budaya
yang ternyata mereka adalah
orang yang sebenar-benar berwajah kakus

Popular posts from this blog

Satu Jam Bersama Ibu & Putri Ishak Daud Di Rumah Kak Na

Marlina atau akrab dipanggil Kak Na, istri Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf dengan balutan gaun biru muda terlihat sumringah sore ini. Duduk berbaur bersama sejumlah ibu-ibu berusia lanjut di Aula rumah dinas di Jalan Syeich Muda Wali Banda Aceh, Rabu sore 31 Juli 2013, Kak Na menggelar acara silaturrahmi dan buka puasa bersama dengan Nyak-nyak pedagang kaki lima. 
Di aula yang terletak di samping kanan rumah dinas itu, sejumlah penganan buka puasa mewah sudah tersedia di meja bulat yang kerap dipakai oleh pejabat teras pemerintah. Namun, hari ini, atas undangan Kak Na meja dengan hiasan bordiran khas Aceh ini dipakai oleh sekitar 50-an lebih pedagang kaki lima. 
Saat saya masuk ke ruangan ini, Kak Na duduk di meja paling depan dan akrab bergurau dengan seorang gadis kecil yang duduk di samping kanannya. Tepat di depannya seorang nenek duduk sambil sesekali tersenyum melihat Kak Na bersenda dengan gadis kecil tersebut. 
“Selain Nyak-nyak yang hadir sebagai tamu khusus, Kak Na punya tam…

'Mabok Halal' Ala Kopi Aceh

"Di Aceh tak ada minuman halal lain yang bikin pening alias mabok kecuali kopi. Yang haram tapi bikin mumang? Ada, dan saya tak bilang banyak. Kalau mau dicari Ie Jok Masam salah satunya."

Sopir Nyentrik dan Gosip Para Perempuan Tentang Profil Calon Gubernur Aceh Kedepan

Dalam angkutan umum Minibus L.300 jurusan Banda Aceh-Lhokseumawe. Penumpang penuh. Dua orang perempuan di samping sopir, tiga orang perempuan di jok belakang sopir, dua perempuan dan satu laki-laki di baris ketiga. Saya bersama satu penumpang laki-laki lainnya duduk di jok paling belakang.
Aku menumpangi mobil ini saat pulang ke Meureudu akhir Januari lalu. Ini mobil penumpang yang mangkal di terminal angkutan umum antar kota dalam provinsi di Batoh, Banda Aceh. Mobil yang kutumpangi adalah salah satu mobil yang tergabung dalam perusahaan jasa angkutan CV. Mandala. Setidaknya inilah yang tertulis dengan stiker putih di bagian atas kaca depannya.
Sang sopir adalah seorang pria setengah baya. Agak nyentrik untuk ukuran sopir L.300 yang sering kutemui ketika bolak balik Banda Aceh-Meureudu atau ketika aku bepergian ke daerah-daerah lain di Aceh. Minibus L.300 adalah satu-satunya jenis mobil penumpang alternatif yang menjangkau seluruh kabupaten kota di Aceh.
Si sopir yang kubilang nyentri…