Catatan Lain Tentang Liga Seuribee

Liga Seuribee yang diadakan oleh pemuda Gp. Mns. Jurong-Teupin Pukat, Kec. Meurah Dua Kab. Pidie Jaya adalah agenda tahunan  bidang kepemudaan di desa tersebut. Liga Seuribee ini ada sejak tahun 2011 dan yang diberitakan dalam beberapa posting sebelumnya adalah Liga Seuribee-II yang berlangsung pada September 2012.

Liga Seuribee ini dilangsungkan di bibir pantai Kuala Krueng Meureudu. Kecuali memakai perlengkapan sepakbola profesional seperti kostum tim, wasit, hakim garis, setiap pemain dalam tim yang berlaga di Liga Seuribee tidak memakai sepatu. Sebabnya? Bukan tak sanggup membeli sepatu. Tapi lebih kepada tidak mungkin pakai sepatu untuk berlarian bebas di pantai. Jadi ya, pake kaki telanjang saja, yang bukan tidak mungkin para pemainnya sering keinjak kerikil-kerikil tajam hingga melukai telapak kaki pemain. Pun begitu, tidak ada satu pun pemain yang protes tentang itu.

Laporan berita tentang Liga Seuribee yang diposting beberapa hari lalu, sebenarnya sudah disusun sejak akhir tahun 2012. Karena satu dan lain hal, berita tersebut tersimpan dalam draft catatan demikian lamanya sampai bisa diselesaikan Maret tahun ini.

Berita Liga Seuribee memakan waktu selama lima bulan lamanya. Tercatat sejak November 2012 mulai berita ini disusun, dan baru bisa diposting Maret tahun ini. Tepatnya beberapa hari lewat. Waktu yang lama ini tidak sebanding dengan Liga Seuribee sendiri yang hanya memakan waktu seminggu saja pelaksanaannya.

Adapun dalam penyelesaian berita yang kita bicarakan, ia menghabiskan biaya beberapa bungkus rokok, beberapa gelas kopi, dan juga beberapa penganan baik kecil maupun besar untuk menyumpal perut si penulis berita. Di pihak lain, berita ini selesai dan diposting bersamaan dengan beberapa tragedi yang terjadi di belahan dunia lain. Salah satunya, tragedi tumbangnya Milan dari Barcelona di laga kedua enambelas besar Liga Champion. Tragedi tak seberapa penting lainnya adalah melonjaknya harga bawang di tanah air, hingga presiden SBY berang dan marah-marah pada dua menteri.

Popular Posts