Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2013

Orasi Sastra Remi Sylado Pada Acara Napak Tilas Rendra

Sekali ini saya kepincut tulisan di dinding facebook-nya Linda Christanty. Sastrawan terkenal itu. Tulisannya berisi pidato sastra acara Napak Tilas Rendra di Taman Ismail Marzuki. Pidato ini milik Remi Sylado. Juga sastrawan yang tak kalah terkenalnya dengan nama yang saya sebutkan sebelumnya. Setelah sampai di laman blog saya ini tulisan akan bersanad seperti ini: Dikutip dari status sastrawan terkenal bersandar pada tulisan kepunyaan sastrawan yang tak kalah terkenal. Tulisannya tidak lengkap. Hanya penggalan saja. Tapi isinya cukup menggelitik. Apik!

Begini isi orasinya:

Ayah, Izinkan Aku Tak Ikut Tes PNS

Apa boleh buat, rata-rata calon mertua kampung saya hanya bisa 'ditembus' jika sang lajang bekerja di pemerintahan. Sementara bagi hampir semua orang kampung, PNS adalah ukuran ideal sebuah pekerjaan. Celakanya, ini anggapan sudah begitu membumi sampai-sampai pernah saya dengar celetukan seseorang di warungkopi.

Isi celetukannya, "Si agam lon mantong hana jeulaih. Lon yue ikot tes PNS, han ditem. Hana galak jeut keu ureueng jih. Susah that aneuk miet lawetnyoe. Padahai kalheuh lon peugah, meunyoe ditem ikot PNS kali nyoe, blang lhee naleh jeh jadeh kulego. Aleh peu galak that jeut keu wartawan. Padahai ka diteupeu sinan peng cit meuna meutan."

Maka hari ini, tibalah hari yang mencengangkan itu. Puluhan ribu muda-mudi bergelar sarjana dan sarjani bangun pagi-pagi sekali. Yang agak kesiangan bisa dipastikan tidak sempat mandi, gesek deodorant apalagi gosok gigi. Yang bangun sebelum subuh bisa ditebak, kalau mereka bisa agak santai sedikit. Bisa dandan serupawan mungkin, …

(Ironisma) Taman Perdamaian Fadhlan Bachtiar

Uraian tali plastik disimpul sedemikian rupa membentuk sebuah jaring besar tertambat pada sebatang pohon angsana yang tumbuh persis di depan stan Jaroe (Jaringan Aneuk Rupa Nanggroe) di Taman Sari, area Piasan Seni Banda Aceh 2013. Jaring dari temali itu ditambatkan pada akar pohon yang timbul menjalar atas tanah.
Dalam rangkaian jaring, menempel sejumlah benda pada batang pohon yang daunnya cukup rindang. Diletakkan pada kursi yang dililit pita tiga warna; merah, kuning dan hijau, benda tersebut berupa sebidang triplek yang di atasnya memuat apel bertancap paku di sekujurnya, stik playstation, dan pisau dapur. Sementara pada tripleknya sendiri bergambar bintang daud berwarna biru khas bendera negara penjajah bangsa Palestina.