Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2015

Jalan 32

Dunia mengecil, seiring memuainya pikiran oleh pelbagai ilmu pengetahuan. Namun, ingatan telah tercecer satu persatu. Tersemat di ranting kayu, menghilang dibawa angin: entah kemana?

Orang-orang dekat datang dan pergi. Ada yang singgah lama, bertukar kabar, berbagi informasi, untuk kemudian pamit setiba di sebuah simpang. Yang hadir sebentar adalah orang-orang yang sedang berjibaku dengan waktu. Bersua kebetulan, pas-pasan di sebuah ruas jalan, senyum tanpa tegur sapa, lantas sibuk pada titik pandang masing-masing.

Di jalanan siapa pun tak bisa berhenti seenak hati. Waktu adalah jalanan terpadat yang menuntut semua pengendara harus awas dengan pandangannya.